Masalah Menteri WNA Itu Tanda Kecoroboan Pemerintah Jokowi

rizkylendes | 16 Aug 2016 - 13:12 Wita

Beberapa hari ini salah satu isu yang mencuat ialah adanya Menteri berwarga negara Asing, isu ini meyeret kepada Arcandra Tahar mantan Menteri ESDM yang sebelumnya menggantikan Sudirman Said.

Mantan Menteri ESDMArcandra Tahar.

Ini mencuat kerena Arcandra Tahar pernah menerima kewarganegaraan AS tahun 2012, kemudian hal tersebut tentu bertentangan dengan UU No. 39 Tahun 2008 menyatakan dengan tegas bahwa Menteri adalah Warga Negara Indonesia.

Inilah yang membuat masyarakat ingin mendapatkan kepastian dari Presiden Jokowi, apakah Arcandra Tahar adalah WNI atau WNA. Tepat pada tanggal 15 Agustus malam, Menteri sekertaris negara mengumumkan bahwa Menteri ESDM Arcandra Tahar resmi di berhentikan dengan hormat oleh Presiden Jokowi.

Dikutip dari Deliknews.com, Direktur Gaspol Indonesia, Virgandhi Prayudantoro mengatakan bahwa Menteri ESDM berstatus WNA Presiden telah membahayakan Negara, Karena Tahar pernah menerima kewarganegaraan AS tahun 2012, dan juga berdasarkan UU No. 39 Tahun 2008 menyatakan dengan tegas bahwa Menteri adalah Warga Negara Indonesia ini bukti bahwa sudah terjadi kesalahan yang fatal.

Kalau Pun akhirnya pada Tahun 2012 Arcandra Tahar memutuskan meninggalkan kewarganegaraan AS dan mengajukan kewarganegaraan Indonesia kembali maka hingga tahun 2016 ini dia belum memenuhi syarat karena pasal 9 huruf b UU Kewarganegaraan mensyaratkan si pengaju telah tinggal 5 tahun berturut-turut di Indonesia.

Atas dasar UU Kewarganegaraan tersebut, maka Archandra Tahar tidak boleh diangkat sebagai menteri atau pejabat negara atau jabatan apapun dalam pemerintahan.

Presiden Jokowi bisa dibuat pusing karena soal ini karena Archandra Tahar diangkat berdasarkan Keppres 83/P/2016 yang dia tandatangani. Jadi kalau dikatakan mengangkat WNA menjadi menteri merupakan pelanggaran Pasal 22 ayat (2) huruf a UU Kementerian Negara, maka pihak yang paling bertanggung-jawab adalah si penandatangan. Presiden bisa dimakzulkan jika terbukti secara sadar melakukan pelanggaran UU tersebut dan membahayakan negara.tutupnya

Tentu kita tidak bisa menyalakan Arcandra Tahar sebagai menteri yang berkewargaan asing, karena ia hanya ditunjuk oleh Presiden untuk menjabat sebagai Menteri ESDM. Masalah ini adalah tanda kecorobohan Permerintah Jokowi karena lalai dalam menegakkan Undang-undang tentang kewarganegaraan asing.


TAGS Politik / Menteri WNA /


Tebar Artikel:
loading...

Info Penulis

Rizky Lendes
@riz...97

Tulisan Baru

Komentar Terbaik

Categories

 Blogger Sulteng